Advan dan IMO Bersaing Ketat

Grafik hasil survei SINYAL -kuartal 1 2015, kategori Brand Lokal

Grafik hasil survei SINYAL -kuartal 1 2015, kategori Brand Lokal

Saat ini ada 10 brand lokal yang paling eksis dari begitu banyak nama. Satu nama baru langsung mencuat, yaitu Himax yang dengan gagah berani mengambil ceruk segmen mid to high end. Walaupun menggunakan strategi dagang pada sisi harga (yang sangat terjangkau). Masuk 10 besar sudah merupakan hal unggul bagi Himax.
Tetapi yang menarik adalah persaingan dua nama lama, Advan dan IMO Mobile. Keduanya beradu di papan atas. Dari survei yang dilakukan SINYAL pada ajang Mega Bazaar Computer (MBC), 4-8 Maret silam, masing-masing meraih persentase 34,72 persen (IMO) dan 32,12 persen (Advan). Artinya, persepsi konsumen terhadap brand lokal sangat merujuk pada dua nama ini. Tingkat kepercayaan pada brand berhasil dilakukan oleh Advan dan IMO.
Advan selama ini memperkokoh nama dengan melakukan kampanye besar-besaran melalui media elektronik. Sementara IMO justru kebalikannya. Hanya bermodalkan beberapa produk tetapi IMO kerap menjalin hubungan dengan media dan melakukan tes produk. Harus diakui produk-produk IMO termasuk baik. Dan, ini memberi efek viral kepada konsumen, selain bahwa IMO adalah pemain paling lama, seangkatan dengan brand-brand seperti Hi-Tech (sudah tak ada) juga Nexian yang masih ada.
Sementara Smartfren yang agresif lewat seri-seri Andromax-nya tak bisa dianggap sepele. Meski baru beberapa tahun melakukan strategi jual perangkat, operator ini sukses memberi persepsi positif atas brand-nya itu. Bahkan, nama Andromax memiliki tingkat trust yang lebih tinggi dibandingkan beberapa brand yang selama ini juga agresif. Sebut saja Evercoss dan Mito Mobile.(*)

 

Survei dilakukan pada 4-8 Maret 2013 di ajang Mega Bazaar Computer 2015, di JCC. n = 205.

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Sinyal Magazine
Login/Register access is temporary disabled