Netizen Kecam Aksi Penembakan Brutal di Masjid Selandia Baru

SINYALMAGZ.com – Aksi penembakan brutal terhadap sebuah masjid di wilayah Christcurch, Selandia Baru, saat ibadah shalat Jumat dikecam oleh netizen di seluruh dunia. Aksi tersebut sempat memakan korban warga negara Indonesia yang melakukan ibadah shalat Jumat.

Netizen pun mengutuk keras terhadap aksi teror tersebut. Hal ini disampaikan melalui linimasa Twitter dan media sosial lainnya.

Bahkan, topik mengenai penembakan ini menjadi trending topic di linimasa Twitter dengan tagar seperti New Zealand, Selandia Baru, Christcurch, hingga Teroris.

Pengguna dengan akun @usmankariwahab mengucapkan duka cita atas penembakan tersebut. Ia juga mendoakan semoga amal ibadah para korban dibalas surga.

“Dan pelaku laknatullah diberikan neraka jahannm.”, cuitnya.

Reaksi kemarahan juga dikicaukan juga oleh pengguna Twitter lainnya. Mereka mengucapkan duka cita dan mengejek wajah sang teroris.

“Pengen gue gesek-gesekin berkali-kali di aspal.”, ujarnya menyuarakan kemarahan.

Pengguna lainnya menyebut, ada 40 orang yang menjadi korban penembakan di masjid Selandia Baru tersebut.

Ucapan duka cita juga diucapkan oleh netizen lainnya di Indonesia, sebagai tanda bahwa dunia ikut mengutuk aksi teror tersebut.

Berikut di bawah ini adalah sejumlah lantunan doa, belasungkawa, dan beberapa cuitan netizen mengutuk aksi penembakan brutal di Christcurch.

Ada 6 WNI di Tempat Kejadian Penembakan

Sementara itu, media lokal Herald melaporkan bahwa aksi penembakan brutal itu dilakukan oleh seorang pria bersenjata yang merangsek masuk ke dalam Masjid Al-Noor dan langsung melepaskan tembakan.

Saat penembakan terjadi, Masjid Al-Noor masih dipenuhi oleh sejumlah jemaah.

Belum diketahui pasti berapa jumlah korban yang meninggal dunia. Namun Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, mengatakan bahwa 40 orang tewas akibat serangan dua masjid di Christchurch.

Selain korban meninggal, juga terdapat lebih dari 20 orang luka-luka.

Sedangkan menurut media Radio NZ, jumlah korban luka-luka mencapai 48. Mereka telah mendapatkan penanganan medis saat ini, di Christchurch Hospital.

 

Halaman selanjutnya:

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Sinyal Magazine
Login/Register access is temporary disabled