TKDN Menciptakan Lahan Baru

sinyal.co.id

Adanya TKDN membuat terciptanya lahan baru.

Adanya TKDN membuat terciptanya lahan baru.

Sebelum ini, di era 3G ponsel bebas diimpor masuk Indonesia. Jumlah impor ini besar dan berdampak meningkatkan defisit nilai transaksi perdagangan. Total imppor ponsel pada 2012 capai angka fantastis 70 juta unit. Pada periode 2014 ada 54 juta unit ponsel yang diimpor.

TKDN pun dirancang untuk menjadi saringan di era 4G. Tentu produk yang tidak memenuhi aturan TKDN ini tidak bisa dipasarkan di Indonesia. Vendor harus memakai komponen, produk, atau jasa dari dalam negeri untuk merakit produknya.

Dampak peraturan TKDN pun cukup terasa di pasaran. Aturan ini menahan beberapa vendor untuk mengeluarkan ponsel seri terbaru mereka. Tidak cuma menahan diri, ada juga yang pergi meninggalkan Indonesia karena aturan ini.

TKDN dinilai efektif  “memaksa” vendor ponsel untuk membuka peluang bisnis baru di Indonesia. Ini agar para vendor tak hanya mengimpor dan jualan saja, tapi juga berinvestasi dan membuka lapangan pekerjaan baru di tanah air.

Vendor-vendor lokal yang sudah punya pabrik terlebih dahulu pun mulai menawarkan kerjasama kepada vendor luar yang belum punya pabrik di Indonesia. Tren menggunakan “pabrik bersama” pun mulai marak di kalangan vendor ponsel.

Menkominfo, Rudiantara menyebut bila nilai impor smartphone Indonesia capai $3.5 miliar. “Bahkan jika diperhitungkan dengan yang tidak resmi, maka mencapai $4-$5 miliar,”. Dengan adanya TKDN, potensi ekonomi tersebut bisa dimanfaatkan lebih efektif lagi dan impor kita terhadap smartphone jauh berkurang.

Tak aspek manufaktur saja yang didorong oleh penerapan TKDN ini, namun juga mendorong industri kreatif untuk berkembang. Aturan yang ada bisa mendorong peluang industri digital tanah air. Pasalnya tak hanya perangkat keras (hardware) yang jadi poin perhitungan kandungan lokal, namun juga perangkat lunak (software).

Lalu

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Sinyal Magazine
Login/Register access is temporary disabled