XL Corner: Serunya Menonton Tarian Terakhir Chicago Bulls di Netflix

WWW.SINYALMAGZ.COM – Hati Michael Jordan tercabik-cabik menerima kenyataan tewasnya sang ayah, James Jordan. Padahal baru beberapa minggu ia membawa Chicago Bulls menjadu juara NBA tahun 1993. Sang ayah adalah supporter sejati. Selalu hadir saat Jordan beraksi di lapangan.

Kenyataan sama juga dialami Steve Kerr. Sang ayah tewas pula di negeri yang justru sedang dibangun olehnya melalui pendidikan, Lebanon. Bedanya Malcolm Kerr tewas di saat Steve masih bocah. Tetapi kematian itu memicu Steve untuk tekun di olahraga basket.

Chicago Bulls era ’90-an adalah dream team NBA. Bahkan sebagian pemainnya adalah dream team USA yang memperkuat tim Olimpiade.

Begitu dramatisnya setiap perjalanan Bulls bersama Michael Jordan membuat Netflix mengemas dalam sebuah serial dengan judul The Last Dance.

Tak ayal serial ini menjadi hiburan di tengah Covid-19 (yang kebetulan diproduksi tahun 2020), sekaligus oase di kala kompetisi NBA libur total hingga 30 Juli 2020.

Penggemar bola basket bakal dihibur oleh sepuluh episode yang masing-masing rata-rata berdurasi 50 menit. The Last Dance juga merupakan salah satu film dokumenter olahraga dengan jumlah narasumber amat banyak. Tak kurang dari 90 orang dengan tokoh sentralnya Michael Jordan dan Phil Jackson.

Serial ini menampilkan banyak rekaman yang tidak pernah disiarkan. ESPN sebagai partner Netflix menyimpan dan membuka kembali begitu banyak dokumen sampai hal yang terkecil sekalipun. Dengan kata lain, produksi film ini menampilkan betul detil sebuah sejarah.

Persoalannya memang mereka harus mendapat izin terlebih dahulu dari Michael Jordan, sosok paling penting di sini. Jordan baru menyetujui pembuatannya pada 2016.

Hasilnya episode pertama sudah jadi pada 2018. Namun tanggal rilisnya disepakati Juni tahun ini. Gara-gara pandemi, Netflix akhirnya memajukan mengingat konsumsi tontonan yang tinggi, apalagi kompetisi NBA juga libur.

Secara resmi akhirnya The Last Dance dirilis pada 19 April 2020. Jumlah penonton rata-rata per episode mencapai 6,7 juta pasang mata.

Karena eksklusif ditayangkan di Netflix, pilihannya bisa menggunakan jaringan XL atau jika ingin menonton di televisi opsinya ke paket XL Home saja. XL Home sendiri menawarkan tarif paket bulanan mulai Rp 349.000,- (speed 100 Mbps) hingga Rp 999.000,-  (speed sampai 1 Gbps).

Dan untuk Anda yang tinggal di Bandung, XL Home juga sudah hadir. TArif promo yang ditawarkan pun lebih terjangkau, hanya Rp 299.000,- (speed 100 Mbps).

XL Home memang menawarkan banyak sekali pilihan hiburan di rumah. Lebih lanjut silakan simak di: https://xlhome.co.id/ (*)

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Sinyal Magazine
Login/Register access is temporary disabled