Seruan Membayar Karya Cipta bagi Perusahaan AI

WWW.SINYALMAGZ.COM – Cloudflare, sebuah perusahaan komputasi awan menyebutkan  telah terjadi ledakan aktivitas bot AI dalam beberapa waktu belakangan. “AI Crawler menghasilkan lebih dari 50 miliar permintaan ke jaringan Cloudflare setiap hari,” sebut perusahaan ini.

Dan ada kekhawatiran yang terus berkembang bahwa beberapa crawler AI mengabaikan protokol yang ada. Selama regulasi tidak disiapkan, maka besar kemungkinan pelanggaran ini akan terjadi terus-menerus.

Dalam upaya untuk melawan pelanggar itu, Cloudflare sebelumnya telah mengembangkan sistem. Sistem baru tersebut menggunakan teknologi untuk melindungi konten situs web dan memberi opsi untuk mengenakan biaya kepada perusahaan AI yang akan mengaksesnya.

Di Inggris, persoalan ini terus diperbincangkan dan cukup alot. Debat antara  pemerintah, kreator, dan perusahaan AI belum sampai batas akhir. Tujuannya untuk menjaga agar industri kreatif harus dilindungi dari perusahaan AI yang menggunakan karya mereka untuk melatih sistem tanpa izin atau pembayaran.

Di belahan bumi lain, bahkan kreator konten, pemberi lisensi, dan pemilik konten telah mengajukan gugatan ke pengadilan dalam upaya mencegah apa yang mereka lihat sebagai pelanggaran hak cipta oleh perusahaan AI.

Menurut Ed Newton-Rex, pendiri Fairly Trained, perusahaan AI telah melatih sistem mereka agar mendapatkan data berlisensi yang tepat. Namun, “Ini hanya sekadar plester sementara yang dibutuhkan adalah operasi besar,” katanya.

“Satu-satunya cara nyata untuk melindungi konten orang-orang dari pencurian oleh perusahaan AI adalah melalui hukum,” tandasnya lagi.

Karena itu hadirnya Cloudflare menjadi angina segar bagi dunia konten di hadapan perusahaan AI. “Cloudflare berada di jantung dunia digital dan sangat menarik melihat mereka mengambil tindakan tegas,” ungkap Newton-Rex.

Jika menginginkan ruang publik yang dinamis, dibutuhkan perusahaan AI yang berkontribusi pada komunitas tempat mereka beroperasi. Artinya perusahaan AI harus membayar pajak yang adil, berdamai dengan mereka yang karyanya mereka curi untuk membangun produk mereka.

“Apa yang ditunjukkan Cloudflare, menggunakan teknologi secara kreatif untuk memastikan kesetaraan antara kreator digital dan manusia secara berkelanjutan,” tutup Newton-Rex yang juga artis musik itu. (*)

BACA JUGA: Penggunaan AI Tingkatkan Emisi Karbon, Konsumsi Listrik dan Air

Tags:

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Sinyal Magazine
Login/Register access is temporary disabled