Di masa libur Ramadan dan Lebaran mendatang, diramalkan trafik layanan XL Smart bisa melonjak sekitar 20% – 30%. Menjadi tantangan, karena berarti operator itu harus mampu menjaga kualitas seluruh jaringan, sementara momen ini jadi yang pertama sejak XL Axiata dan Smart Telecom bergabung April tahun lalu.
“Kami sangat serius memperkuat kesiapan jaringan agar tidak ada gangguan selama Bulan Ramadan hingga libur panjang Lebaran, agar pelanggan dan masyarakat tetap dapat memanfaatkan layanan jaringan yang optimal,” kata Direktur & Chief Technology Officer XLSmart, Shurish Subbramaniam, Rabu (11/2). Sejalan dengan proses integrasi, mereka juga secara signifikan terus melakukan penambahan kapasitas, persiapan jaringan dilakukan sepanjang jalur mudik dan area-area wisata.
Mengantisipasi tumbuhnyan kepadatan masyarakat di wilayah-wilayah wisata di berbagai region, operator itu mengoperasikan lebih dari 100 MBTS (mobile base transceiver station – BTS bergerak), termasuk 60-an MBTS 5G, paling banyak dilakukan di area Jawa. Selama periode itu pelanggan di 33 kota/kabupaten juga bisa menikmati jaringan dan layanan 5G.
Jaringan 5G yang memberi pengalaman digital lebih cepat dan stabil bagi pelanggan terutama dalam mengakses layanan video streaming, media sosial dan berbagai aplikasi digital lainnya, tidak mengganggu pengguna layanan 4G LTE. “Kami menggunakan spektrum frekuensi selebar 40 MHz di rentang 2300 Mhz yang terteknologi TDD (time division duplexing), tidak mengganggu frekuensi yang lain, di 900 MHz, 1800 Mhz dan 2100 MHz,” katanya.
Dikatakan, untuk area yang menjadi tujuan mudik, utilisasi jaringan akan mencapai 60-70%. Kota-kota utama di Jawa Tengah dan Jawa Timur akan mengalami kenaikan trafik secara signifikan, terutama di jalur mudik dan area wisata. Kenaikan trafik diperkirakan akan terjadi di hampir di semua wilayah/region, dan Jawa masih menjadi penyumbang utamanya.
Beberapa inovasi dan teknologi canggih diterapkan, antara lain AI-ready yang bisa mengidentifikasi lonjakan trafik secara real-time dan menerapkan solusi untuk re-balancingdinamika trafik yang terjadi. Sistem ini secara otomatis memonitor penurunan pengalaman layanan dan menyeimbangkan kapasitas saat terjadi lonjakan trafik.
Disesuaikan juga dengan tren penggunaan jenis-jenis layanan, terutama layanan data, layanan video streaming seperti TikTok dan YouTube akan mengalami kenaikan, demikian juga dengan layanan media sosial. Jalan tol baru di beberapa daerah juga menjadi perhatian.
Operator itu menyiagakan sumber daya memadai untuk memastikan layanan terbaik bagi pelanggan dan masyarakat. Tim pemeliharaan (maintenance) dan optimisasi akan siaga, NOC (network operations center) beroperasi 24 jam sehari, 7 hari seminggu untuk memantau kondisi jaringan.
Ada tim lapangan yang siap bergerak setiap saat untuk menangani semua gangguan secara cepat jika diperlukan. Kantor pusat akan lakukan pemantauan kondisi jaringan di seluruh wilayah operasi melalui fasilitas pusat monitoring Customer Experience & Service Operation Center (CESOC). Koordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dilakukan untuk menjaga kelancaran jaringan selama periode tadi.
Pelanggan diimbau mempersiapkan mudik seawal mungkin, merencanakan baik dari sisi waktu perjalanan mudik dan transportasi yang dipilih, agar dapat menikmati pengalaman digital yang optimal selama periode spesial ini.
XL Smart terus berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk menjaga kelancaran jaringan selama periode itu. Pelanggan pun diimbau mempersiapkan mudik seawal mungkin dan merencanakannya dengan baik dari sisi waktu perjalanan dan transportasi yang dipilih, agar dapat menikmati pengalaman digital yang optimal selama libur panjang ini. (*)
