Bakti Komdigi Latih TIK Disabilitas

Badan Aksesiblitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi Digital (Komdigi), pekan lalu menutup pelatihan TIK (teknologi informasi dan komunikasi) bagi penyandang disabilitas. Kegiatan ini bagian dari program “Inklusi Digital: Aksesibilitas untuk Disabilitas” Bakti, yang bekerja sama dengan Yayasan Paradifa Prama Indonesia.

Pelatihan ditujukan untuk meningkatkan literasi digital dam keterampilan teknologi informasi bagi penyandang disabilitas di seluruh Indonesia agar lebih mandiri, produktif dan berdaya saing. Menjangkau para peserta di seluruh Tanah Air, dimanfaatkan kapasitas satelit Satria-1, terutama bagi peserta disabilitas yang tinggal di kawasan terpencil.

Pelatihan berlangsunng selama tiga minggu sejak 24 Juni 2025 hingga 12 Juli lalu, dibagi dalam 190 kelas daring dengan materi empat bidang keterampilan utama. Pencipta konten, kantor digital, pemasaran digital dan kehumasan digital, masing-masing dalam dua tingkatan, pengenalan dan pendalaman.

Pelatihan diikuti sebanyak 2.652 peserta dari 38 provinsi yang lulus seleksi, termasuk peserta yang tinggal di kawasan 3T (teringgal, terluar dan terdepan. Kegiatan melibatkan banyak pihak, pelatih, juru bahasa isyarat, pengelola kelas dan asesor dari beragam latar belakang termasuk lembaga pemerintah.

Menurut Dirut Bakti, Fadhilah Mathar (Indah), program semacam ini sudah berlangsung sejak 2014 yang diharapkan akan terus berlanjut. Pelatihan diharapkan bisa mendorong potensi angkatan kerja penyandang disabilitas untuk berkarya dan meningkatkan produktivitas lewat pemanfaatan teknologi informasi.

Para peserta yang terpilih akan berlanjut ke kompetisi regional yang akan diselenggarakan di Solo, Badung, Medan dan Makassar. Sementara kompetisi nasional rencananya akan diselenggarakan di Jakarta. (*)

BACA JUGA: Bakti Kominfo Batalkan Satelit HBS

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Sinyal Magazine
Login/Register access is temporary disabled