Review Coros Vertix 2S, Smartwatch Tangguh untuk Petualang dan Atlet

WWW.SINYALMAGZ.COM –  Coros Vertix 2S adalah smartwatch premium yang dirancang untuk para petualang dan atlet yang menginginkan perangkat tangguh dengan performa tinggi. Diluncurkan di Indonesia setahun silam, smartwatch ini menawarkan peningkatan signifikan dibandingkan pendahulunya, Coros Vertix 2, dengan fitur-fitur canggih seperti sensor detak jantung yang ditingkatkan, akurasi GPS superior, dan ketahanan baterai luar biasa.

Coros Vertix 2S setara dengan brand-brand papan atas. Sebut saja produk Garmin dan Suunto.

Desain Tangguh dan Ringan

Meskipun memiliki dimensi sedikit lebih besar, Vertix 2S lebih ringan dibandingkan Vertix 2, terutama dengan strap nylon (74 gram). Material titanium dan kaca safir memberikan ketahanan terhadap kondisi ekstrem, dengan rating IP68 dan ketahanan air hingga 100 meter.

Akurasi GPS yang Tak Tertandingi

Dengan teknologi GPS dual-frekuensi, Vertix 2S memberikan akurasi navigasi yang sangat baik, bahkan di lingkungan yang menantang seperti hutan lebat atau lembah terpencil. Fitur ini sangat berguna untuk aktivitas seperti panjat tebing dan trail running, di mana akurasi lokasi sangat penting.

Sensor Detak Jantung yang Ditingkatkan

Sensor detak jantung optik terbaru menggunakan 5 LED dan 4 photodetektor, memberikan hasil yang lebih akurat dibandingkan pendahulunya. Fitur ini mendukung pemantauan detak jantung, HRV, dan metrik kesehatan lainnya seperti pemulihan dan VO2 Max.

Antarmuka yang Mudah Digunakan

Kombinasi layar sentuh AMOLED dan tombol fisik (Digital Dial, Back Button, Dedicated Backlight Button) membuat pengoperasian Vertix 2S intuitif dan nyaman, bahkan dalam kondisi basah atau saat mengenakan sarung tangan.

Fitur Multisport dan EvoLab

Vertix 2S mendukung berbagai mode olahraga, termasuk lari, sepeda, renang, hiking, dan climbing. Fitur EvoLab memberikan analisis mendalam untuk pelacakan lari, termasuk metrik seperti beban latihan dan tingkat kebugaran. Smartwatch ini juga kompatibel dengan Coros Training Hub untuk analisis performa yang lebih baik.

Daya Tahan Baterai Luar Biasa

Coros Vertix 2S menawarkan ketahanan baterai yang sulit ditandingi. Dalam mode smartwatch, baterai dapat bertahan hingga 40 hari, sementara mode GPS standar mendukung penggunaan hingga 118 jam. Bahkan dalam mode dual-frekuensi GPS, smartwatch ini mampu bertahan hingga 50 jam. Keunggulan ini sangat ideal untuk ekspedisi panjang seperti ultra-maraton atau pendakian gunung.

Harga Lumayan Tinggi

Dengan segala kelebihan di atas Cros Vertix 2S dibendrol di kisaran Rp 13 juta dengan garansi internasional selama 2 tahun. Harga ini sedikit lebih tinggi dibandingkan Vertix 2 (Rp11,5 juta), tetapi sebanding dengan peningkatan fitur seperti sensor detak jantung dan antena GPS yang lebih baik.

KOMPETITOR

Garmin Fenix 7X

Keunggulan: Fitur pelacakan olahraga dan navigasi yang sangat lengkap, peta topografi bawaan, dan ekosistem aplikasi yang lebih kaya.

Kelemahan: Daya tahan baterai lebih pendek (hingga 89 jam dalam mode GPS) dan harga lebih tinggi (mulai dari Rp14 juta).

Catatan: Fenix 7X lebih cocok untuk pengguna yang membutuhkan peta bawaan, tetapi Vertix 2S unggul dalam ketahanan baterai dan akurasi GPS di lingkungan ekstrem.

Suunto Vertical

Keunggulan: Desain elegan, akurasi altimeter tinggi, dan dukungan peta offline.

Kelemahan: Baterai lebih pendek (hingga 60 jam dalam mode GPS) dan antarmuka kurang intuitif dibandingkan Vertix 2S.

Catatan: Suunto Vertical lebih terjangkau (sekitar Rp10-12 juta), tetapi kalah dalam daya tahan baterai.

SPESIFIKASI

Dimensi: 50.3 x 50.3 x 16 mm (sedikit lebih besar dari Vertix 2)

Bobot: dengan strap silikon 89 gram, dengan strap nylon 74 gram (lebih ringan dibandingkan Vertix 2)

Layar: 1.4 inci, AMOLED, resolusi 280 x 280 piksel, dilapisi kaca safir

Material: Bezel titanium dengan lapisan PVD, casing polimer berkekuatan tinggi

Ketahanan Air: 10 ATM (tahan hingga kedalaman 100 meter)

Ketahanan Suhu: -40°C hingga 60°C

Sensor: Sensor detak jantung optik (5 LED, 4 photodetektor untuk akurasi lebih tinggi), Pulse oximeter (SpO2), Barometer altimeter, Akselerometer, Giroskop, Termometer, Sensor ECG untuk Heart Rate Variability (HRV)

Konektivitas: Bluetooth, Wi-Fi, GPS (dual-frekuensi, mendukung GPS, GLONASS, Galileo, Beidou, QZSS)

Fitur Kesehatan: Pemantau detak jantung, kualitas tidur, tingkat stres, langkah, kalori, pemulihan, VO2 Max

Fitur Olahraga: Mode lari, sepeda, renang (indoor dan open water), hiking, climbing, ski, kardio, triathlon, dan lainnya

Fitur Navigasi: GPS dual-frekuensi, peta offline, navigasi breadcrumb

Sistem Operasi: Kompatibel dengan iOS dan Android, integrasi dengan aplikasi pihak ketiga (Strava, TrainingPeaks, dll.)

Baterai: Mode smartwatch hingga 40 hari, Mode GPS standar hingga 118 jam,

Mode dual-frekuensi GPS hingga 50 jam, Mode semua sistem satelit hingga 90 jam. (*)

BACA JUGA: Review Smartwatch Kospet Tank T3 Ultra

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Sinyal Magazine
Login/Register access is temporary disabled