Tak Sengaja, Google Maps Ungkap Fasilitas Rudal AS di Taiwan

SINYALMAGZ.com – Baru-baru ini sejumlah situs militer Taiwan yang paling sensitif, termasuk fasilitas penempatan rudal Patriot milik AS, secara tidak sengaja terungkap melalui peta foto satelit milik Google.

Akibatnya, anggota parlemen Taiwan mendesak agar dibentuknya rencana untuk mencegah lokasi rahasia tersebut menjadi sasaran serangan Beijing, jika terjadi konflik dengan China.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Taiwan, Yen Te-fa, meminta kepada semua pihak agar bersikap tenang dalam menghadapi krisis ini.

Melalui fitur peta tiga dimensi terbaru dari Google, yang menampilkan pemetaan dalam foto satelit yang memotret Taipei dari udara, tampak jelas seluruh struktur bangunan di Ankeng serta kompleks Biro Keamanan Nasional dan Biro Intelijen Militer, tidak terkecuali pangkalan rudal Patriot yang seharusnya dirahasiakan.

Menanggapi foto tersebut, Menteri Pertahanan Taiwan, Yen Te-fa, mengatakan bahwa satuan tugas telah dibentuk untuk bekerja sama dengan Google, demi mencari solusi dan memastikan keamanan nasional Taiwan terlindungi.

“Sebenarnya, situs infrastruktur pertahanan dalam masa damai tidak akan sama dengan saat masa-masa perang.”, ujar Yen Te-fa. dilansir SCMP, Jumat (15/2/2019).

Lokasi penempatan rudal Patriot milik AS di Taiwan.

Yen mengatakan, Taiwan bukan menjadi satu-satunya negara yang menghadapi masalah serupa, mengingat kemajuan teknologi satelit telemetri komersial yang tersedia saat ini.

“Kami akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk menangani masalah ini.”, ujarnya sambil menambahkan bahwa masalah ini tidak akan mempengaruhi operasi militer reguler.

Seorang pejabat pertahanan Taiwan menyampaikan kepada SCMP, selain meminta Google untuk mengaburkan lokasi yang dimaksud, pihak militer juga akan bekerja untuk memperkuat penyamaran struktur dan fasilitas.

“Sebenarnya, bagian rahasia seluruhnya berada di dalam struktur yang akan sulit diekspos melalui peta 3D.”, ujar pejabat itu.

Kasus ini juga bukan pertama kali bagi Taiwan untuk meminta perusahaan teknologi besar untuk mengaburkan tampilan fasilitas militernya.

 

Halaman selanjutnya:

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Sinyal Magazine
Login/Register access is temporary disabled