Ini Dia Mouse Pertama di Dunia Yang Terbuat Dari Kayu

SINYALMAGZ.com – Selain keyboard, mouse menjadi salah satu hardware yang sering digunakan pada perangkat komputer saat ini. Fungsinya adalah untuk menggerakkan kursor atau sebagai navigator.

Dengan adanya mouse, pengguna dapat mengoperasikan perangkat komputer dengan mudah.

Biasanya, perangkat mouse ini terbuat dari plastik atau fiber, karena ringan dan mudah untuk dibentuk. Kemudia disambungkan ke komputer melalui kabel atau koneksi Bluetooth.

Namun bagaimana jadinya jika mouse terbuat dari bahan kayu?

Ya, meski populer dan sering digunakan, namun tidak banyak yang tahu bahwa mouse pertama di dunia dulunya dibuat dari kayu.

Jika kita melihat sejarah, penemunya adalah Douglas Engelbart, seorang peneliti dari Lembaga Riset Stanford. Dia lah sosok yang pertama kali memperkenalkan mouse pada tahun 1960.

Seperti yang dilaporkan di situs Tech Spot, mouse buatan Engelbart ini terdiri dari sebuah cangkang kayu yang dilengkapi dengan dua buah bola logam bergerigi di dalamnya.

Kedua bola tersebut berfungsi untuk menggerakkan mouse secara vertikal dan horizontal.

Dan tentu saja mouse pertama di dunia ini masih menggunakan sambungan kabel untuk ketika ingin menghubungkan ke komputer. Mouse pertama ini juga memiliki indikator lampu berwana merah, namun tidak ditemukan satu tombol pun pada mouse pertama di dunia itu.

Jadi, untuk perintah klik masih menggunakan keyboard.

Meski sudah ditemukan pertama kali pada tahun 1960, namun produksi massal untuk konsumen baru dimulai pada tahun 1981 oleh Xerox yang mengembangkan penemuan Engelbart sejak tahun 1972.

Engelbart sendiri adalah pemegang sah hak paten atas penemuannya tersebut.

Tetapi harga mouse ketika pertama kali hadir dibanderol begitu mahal, yakni sekitar US$ 20.000, atau setara dengan Rp 268 jutaan.

Hal inilah yang membuat kehadiran mouse tidak begitu populer di awal kemunculannya.

Nah, memasuki tahun 1980-an, harga mouse pun kian menurun berkat beberapa perusahaan seperti Apple yang juga mengembangkan mouse dengan harga yang lebih murah.

 

Halaman selanjutnya:

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Sinyal Magazine
Login/Register access is temporary disabled