Nusa Tenggara Timur Akan Punya 421 Titik Baru Tower BTS 4G

WWW.SINYALMAGZ.COMBAKTI Kominfo terus bergerak guna merealisasikan amanat percepatan transformasi digital Presiden Joko Widodo. Akhir Juni 2021, giliran NTT menjadi target pembangunan BTS 4G.

Pelaksanaan pembangunan tersebut terbagi dalam 5 paket kontrak dengan mitra penyedia. Sementara provinsi Nusa Tenggara Timur masuk dalam skema Kemitraan Paket 2 yang dikerjakan oleh Fiberhome, Telkom Infra, dan Multitrans Data.

BAKTI Kominfo akan membangun tambahan BTS 4G di 421 lokasi baru yang tersebar di berbagai pulau di NTT. Adapun rinciannya adalah Kabupaten Manggarai Barat sebanyak 24 lokasi, Kabupaten Manggarai Timur sebanyak 66 lokasi, Kabupaten Alor sebanyak 33 lokasi, Kabupaten Ende sebanyak 59 lokasi, Kabupaten Kupang sebanyak 24 lokasi, Kabupaten Lembata sebanyak 31 lokasi, Kabupaten Nagekeo sebanyak 1 lokasi, Kabupaten Rote Ndao sebanyak 15 lokasi.

Berikutnya Kabupaten Sabu Raijua sebanyak 3 lokasi, Kabupaten Sumba Tengah sebanyak 21 lokasi, Kabupaten Sumba Timur sebanyak 89 lokasi, Kabupaten Timor Tengah Selatan sebanyak 15 lokasi, Kabupaten Timor Tengah Utara sebanyak 4 lokasi, Kabupaten Manggarai sebanyak 31 lokasi, Kabupaten Sumba Barat sebanyak 4 lokasi, dan Kabupaten Sumba Barat Daya sebanyak 1 lokasi.

“Sampai dengan saat ini, pembangunan BTS 4G BAKTI di NTT sudah mencapai tahap ready for construction (RFC). Sudah 82 titik yang saat ini statusnya RFC. Diperkirakan pada rentang September hingga November tahun 2021 ini semua sudah akan on-air,” tutur Bambang Nugroho, Direktur Infrastruktur BAKTI Kominfo.

Dukungan pemerintah daerah baik tingkat I dan tingkat II amat penting dalam proses pembangunan tersebut. Menurut Danny Januar Ismawan, Direktur Layanan TI untuk Pemerintah dan Masyarakat BAKTI Kominfo, di antaranya perizinan penggunaan lahan.

Secara detil misalnya tentang percepatan administrasi legalitas lahan hibah dari pemilik lahan ke Pemkab, kesepakatan skema pinjam pakai lahan antara Pemkab dengan BAKTI Kominfo untuk lokasi menara BTS. Termasuk kesepakatan skema pinjam pakai lahan antara Pemkab dengan BAKTI Kominfo untuk lokasi point of interface (POI) dan repeater.

“Dengan dukungan Pemkab, proses-proses yang terkait dengan pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), surat dan akte hibah, Surat Keterangan Kepemilikan Tanah  (SKKT) atas lahan yang dihibahkan ke Pemkab, dan Perjanjian Pinjam Pakai Lahan akan lebih lancar pengurusannya,” papar Danny.

Sekadar informasi, hingga akhir tahun 2020, jumlah BTS BAKTI Kominfo dengan teknologi 4G di Provinisi NTT tersebar di 157 lokasi. Sejumlah 18 titik di antaranya berada di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Seluruh BTS 4G telah telah berfungsi serta dapat dimanfaatkan layanannya (on-air).(*)

 

 

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Sinyal Magazine
Login/Register access is temporary disabled