WWW.SINYALMAGZ.COM – Pembelian start up io milik desain produk Apple, Jony Ive oleh OpenAI mengkonfirmasi bahwa era rancang produk gadget berbasis AI kian menantang. Kali ini tidak hanya laptop atau smartphone yang bahkan mungkin tidak terlalu mengakomodasi masifnya AI.
Salah satu yang cukup sukses di pasar adalah perangkat kacamata buatan kolaborasi antara Meta dengan Ray-Ban. Kabarnya sejak dirilis, kacamata ini telah lebih dari 2 juta unit terjual.
Salah satu keunggulan kacamata yang dibanderol termurah sebesar 299 dolar ini adalah menjawab pertanyaan secara percakapan menggunakan model AI Llama milik perusahaan tersebut, selain merekam video dengan kamera bawaan kacamata tersebut.
Kemudian ada Amazon Echo. Amazon Echo adalah smart speaker dengan AI voice assistant. Memiliki fitur kontrol rumah pintar, informasi, reminder. Disebut-sebut sebagai AI device paling populer secara global.
Robot vacuum cleaner iRobot Roomba juga masuk dalam deretan AI device. Berfungsi sebagai robot vacuum cleaner dengan fitur navigasi cerdas, pemetaan rumah, deteksi kotoran. iRobot Roomba merupakan salah satu AI device rumah tangga paling laris.
Namun ada pula yang kurang mendapatkan respon dari konsumen. Misalnya saja Humane AI Pin. Ini adalah device wearable AI assistant yang menggantikan smartphone. Memiliki fitur proyeksi layar di tangan, voice & gesture control, AI asisten pribadi. Dirilis tahun 2024 namun kemudian dijual ke HP. Apalagi harganya yang masih mahal yakni sebesar 700 dolar per unit.
Juga ada Rabbit R1. Rabbit R1 berfungsi sebagai AI companion dengan interface suara dan visual. Memiliki fitur mengontrol apps seperti Uber, Spotify, dll. dengan LAM (Large Action Model). Sempat laku keras, namun belakangan kehilangan greget.
Kira-kira apa yang akan dilahirkan oleh OpenAI yang kini telah menggaet desainer produk Apple tersebut?(*)
BACA JUGA: Pin, Gadget AI Buatan Humane Berhenti Operasi





