WWW.SINYALMAGZ.COM – Smartphone flip semakin populer di tahun 2025, menawarkan desain inovatif dan teknologi canggih dengan harga yang semakin terjangkau. Namun, dengan budget di bawah Rp 10 juta, pilihan smartphone lipat baru di Indonesia masih cukup terbatas karena sebagian besar model premium seperti Samsung Galaxy Z series atau OPPO Find N series memiliki harga di atas kisaran ini.
Berdasarkan informasi terkini, berikut adalah rekomendasi smartphone lipat dengan harga baru di bawah Rp 10 juta yang tersedia di pasar Indonesia untuk tahun 2025.
Tecno Phantom V Flip 5G
Harga: Mulai dari Rp 9,3 juta
Tecno Phantom V Flip 5G adalah salah satu smartphone lipat paling terjangkau di Indonesia pada 2025. Dengan desain clamshell yang stylish, ponsel ini menawarkan layar utama Foldable LTPO AMOLED 6,9 inci beresolusi 1080 x 2640 piksel dengan refresh rate 120 Hz untuk pengalaman visual yang mulus. Layar cover AMOLED 1,32 inci dapat menampilkan notifikasi dan aplikasi mini.
Ditenagai oleh prosesor MediaTek Dimensity 8050, RAM 8 GB, dan penyimpanan 256 GB, ponsel ini cukup handal untuk penggunaan sehari-hari. Kamera utama 64 MP dan kamera selfie 32 MP memberikan hasil foto yang solid, didukung baterai 4000 mAh dengan pengisian cepat 45W. Desainnya menggunakan material premium seperti kulit dan aluminium, menjadikannya pilihan menarik untuk pengguna yang mencari ponsel lipat dengan harga kompetitif.
Kelebihan:
Harga paling terjangkau di kelas smartphone lipat. Layar AMOLED berkualitas tinggi dengan refresh rate 120 Hz. Baterai tahan lama dengan pengisian cepat.
Kekurangan:
Performa chipset tidak sekuat model flagship. Antarmuka HiOS 13.5 berbasis Android 13 mungkin kurang familiar bagi sebagian pengguna.
Nubia Flip 5G
Harga: Sekitar Rp 9,8 juta
Nubia Flip 5G adalah pendatang baru di pasar smartphone lipat Indonesia. Ponsel ini memiliki desain clamshell dengan layar utama Foldable AMOLED 6,9 inci beresolusi Full HD+ dan refresh rate 120 Hz. Layar cover 1,43 inci mendukung fungsi notifikasi dan aplikasi sederhana. Ditenagai oleh Snapdragon 7 Gen 1, RAM 8 GB, dan penyimpanan 256 GB, Nubia Flip 5G menawarkan performa yang cukup baik untuk multitasking dan aplikasi ringan hingga menengah.
Sistem kamera mencakup lensa utama 50 MP, ultrawide 8 MP, dan kamera selfie 16 MP. Baterai 4310 mAh dengan pengisian cepat 33W memberikan daya tahan yang memadai. Nubia Flip 5G cocok untuk pengguna yang mencari merek alternatif dengan desain elegan.
Kelebihan:
Desain ringkas dan layar berkualitas. Performa cukup baik untuk harga di bawah Rp 10 juta. Baterai besar untuk ponsel lipat.
Kekurangan:
Kamera ultrawide beresolusi rendah. Brand Nubia belum sepopuler Samsung atau OPPO di Indonesia.
Motorola Razr 40
Harga: Sekitar Rp 9,9 juta
Motorola Razr 40 membawa nostalgia dengan desain lipat clamshell yang modern. Ponsel ini memiliki layar utama Foldable AMOLED 6,9 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 144 Hz, memberikan pengalaman visual yang sangat mulus. Layar cover 1,5 inci cukup fungsional untuk notifikasi dan kontrol cepat.
Ditenagai oleh Snapdragon 7 Gen 1, RAM 8 GB, dan penyimpanan 256 GB, ponsel ini mampu menangani tugas sehari-hari dengan baik. Kamera utama 64 MP dengan OIS dan ultrawide 13 MP menghasilkan foto yang tajam, sementara kamera selfie 32 MP cocok untuk video call. Baterai 4200 mAh dengan pengisian cepat 30W menambah daya tarik ponsel ini.
Kelebihan:
Layar utama dengan refresh rate 144 Hz, terbaik di kelasnya. Desain premium dengan engsel kokoh. Kamera utama dengan OIS untuk hasil foto stabil.
Kekurangan:
Harga mendekati batas Rp 10 juta. Layar cover relatif kecil dibandingkan kompetitor.
Huawei Pocket S
Harga: Sekitar Rp 9,7 juta
Huawei Pocket S adalah smartphone lipat dengan desain clamshell yang menawarkan layar utama Foldable OLED 6,9 inci beresolusi Full HD+ dan refresh rate 120 Hz. Layar cover 1,04 inci berfungsi untuk notifikasi dan widget sederhana. Ditenagai oleh Snapdragon 778G 4G, RAM 8 GB, dan penyimpanan 256 GB, ponsel ini cukup mumpuni untuk penggunaan sehari-hari.
Kamera utama 40 MP dan ultrawide 13 MP menghasilkan foto yang baik, meskipun tidak mendukung Google Mobile Services (GMS). Baterai 4000 mAh dengan pengisian cepat 40W memastikan pengisian daya yang cepat. Huawei Pocket S cocok untuk pengguna yang tidak keberatan dengan ekosistem Huawei Mobile Services (HMS).
Kelebihan:
Desain elegan dengan bobot ringan. Performa solid untuk kelas menengah.
Pengisian cepat 40W.
Kekurangan:
Tidak mendukung Google Mobile Services. Layar cover sangat kecil dan kurang fungsional.
Infinix Zero Flip
Harga: Sekitar Rp 9,2 juta
Infinix Zero Flip adalah ponsel lipat pertama dari Infinix yang resmi diluncurkan secara global pada September 2024. Dengan desain clamshell, ponsel ini menawarkan layar utama Foldable LTPO AMOLED 6,9 inci beresolusi Full HD+ (1080 x 2640 piksel) dengan refresh rate 120 Hz dan kecerahan puncak 1400 nits. Layar cover AMOLED 3,64 inci beresolusi 1056 x 1066 piksel mendukung fungsi interaktif seperti notifikasi dan preview kamera. Ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 8020, RAM 8 GB (dapat diperluas hingga 16 GB dengan RAM virtual), dan penyimpanan 512 GB UFS 3.1, ponsel ini cocok untuk multitasking dan gaming ringan.
Kamera utama 50 MP dengan OIS, ultrawide 50 MP, dan kamera selfie 50 MP mendukung perekaman video 4K. Baterai 4720 mAh dengan pengisian cepat 70W memastikan daya tahan dan pengisian cepat. Infinix Zero Flip menonjol dengan fitur seperti Dual Preview dan kompatibilitas GoPro, menjadikannya pilihan menarik untuk kreator konten.
Kelebihan:
Harga kompetitif untuk smartphone lipat. Layar AMOLED ganda dengan refresh rate 120 Hz. Kamera serbaguna dengan perekaman 4K dan fitur kreatif. Baterai besar dengan pengisian cepat 70W.
Kekurangan:
Performa chipset tidak sekuat model flagship.(*)
BACA JUGA: Rekomendasi 5 Smartphone di Bawah Rp 1 Juta Tengah Tahun 2025





