MagicX Mini Zero 28 Main Game Android Penuh Nostalgia

WWW.SINYALMAGZ.COM –  MagicX Mini Zero 28 adalah perangkat genggam retro yang dirancang untuk membawa pengalaman bermain game klasik ke dalam saku Anda. Dengan ukurannya yang kecil, performa solid, dan sistem operasi Android, handheld ini menawarkan kombinasi menarik antara portabilitas dan fleksibilitas.

MagicX Mini Zero 28 hadir dengan desain horizontal yang sangat kompak, berukuran 130×64×19 mm dan berat hanya 129 gram, menjadikannya salah satu handheld paling ringan dan mudah dibawa. Bodinya terasa kokoh dibandingkan pendahulunya, XU Mini M, dengan tekstur yang lebih nyaman di tangan, terutama pada varian warna ungu.

Tombol-tombolnya telah ditingkatkan pada versi V2, dengan D-pad dan shoulder button yang lebih taktil, serta tombol ABXY yang lebih bulat untuk kenyamanan. Port USB-C pada versi V2 juga telah diposisikan ulang agar lebih rata dengan bodi, memastikan kompatibilitas kabel yang lebih baik. Meski bukan material premium, plastik yang digunakan terasa solid dan tidak murahan.

Layar 2,8 inci dengan resolusi 640×480 menggunakan teknologi IPS OCA full-fit, memberikan visual yang tajam dan warna yang hidup dari berbagai sudut pandang. Meskipun ukurannya kecil, layar ini sangat cocok untuk game retro dengan rasio aspek 4:3, seperti judul-judul dari era PS1 atau sebelumnya. Namun, untuk sesi bermain yang lama, beberapa pengguna mungkin lebih menyukai layar yang lebih besar (misalnya 3,5 inci) untuk kenyamanan mata.

Ditenagai oleh chipset Allwinner A133P (Cortex-A53 hingga 1,8 GHz) dan GPU IMG PowerVR GE8300, MagicX Mini Zero 28 menawarkan performa yang mumpuni untuk ukurannya. Dengan RAM DDR4 2GB dan dukungan ekspansi MicroSD hingga 512GB, perangkat ini mampu menjalankan emulator untuk sistem seperti PSP, Dreamcast, N64, dan PS1 dengan baik, terutama melalui RetroArch.

Pengguna juga dapat menginstal MinUI untuk pengalaman Linux yang lebih sederhana, meskipun ini membatasi akses ke beberapa sistem yang lebih berat seperti PSP.

Sistem operasi Android 10 memberikan fleksibilitas dengan aplikasi seperti Dawn Launcher (mirip Daijisho), yang intuitif untuk pengguna awam, serta emulator bawaan seperti My Boy! dan DraStic.

Namun, navigasi Android tanpa layar sentuh menjadi kelemahan utama. Pengguna harus mengandalkan fungsi mouse virtual yang kadang-kadang tidak responsif, membuat tugas seperti menginstal aplikasi atau menjelajahi web menjadi lebih lambat dan merepotkan.

Pembaruan firmware V2.1 telah mengatasi beberapa masalah, seperti menambahkan LeanKeyboard dan Cx File Explorer untuk operasi yang lebih ramah tombol fisik, serta memperbaiki masalah freeze layar dan audio.

Baterai 2.900 mAh menawarkan waktu bermain hingga 7-9 jam, cukup untuk sesi gaming panjang atau perjalanan. Pengisian daya juga lebih mudah pada versi V2 berkat perbaikan port USB-C.

HArga yang ditawarkan di kisaran Rp 850 ribuan.(*)

BACA JUGA: Razer Kishi V3 Game Controller buat Mobile

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Sinyal Magazine
Login/Register access is temporary disabled