Telkomsel Luncurkan Virtuship

Telkomsel berkolaborasi dengan Kuncie, meluncurkan Virtuship, platform magang virtual yang memberi kesempatan mahasiswa merasakan pengalaman kerja berbasis proyek secara fleksibel dari mana saja. Pada momen peluncuran resminya di Bandung awal pekan, Telkom University jadi salah satu kampus pertama yang bergabung dalam program ini, yang akan diperluas bertahap ke berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Virtuship diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mahasiswa terhadap pengalaman profesional yang relevan, sekaligus membantu mempersiapkan talenta muda menghadapi dunia kerja. Program perdana bagi mahasiswa Telkom University berlangsung selama periode waktu tertentu, meliputi studi kasus, penugasan, dan proyek yang mengangkat beragam peran serta tantangan kerja dari berbagai direktorat di Telkomsel.

Program magang dirancang dengan estimasi beban pembelajaran yang dapat dikonversikan dengan kredit semester sesuai dengan ketentuan dari universitas. Setelah memenuhi persyaratan kelulusan magang, peserta akan memperoleh sertifikat dan berkesempatan masuk ke dalam talent pool untuk peluang pengembangan karier berikutnya.

Telkomsel komit ‘Melayani Sepenuh Hati”, mendampingi generasi muda menemukan potensi dan menyiapkan masa depan mereka. Banyak mahasiswa memiliki potensi besar, tetapi belum semuanya mendapat kesempatan untuk mengenal dunia kerja dan menguji kemampuannya melalui pengalaman yang relevan. “Virtuship membuka ruang bagi mahasiswa untuk belajar dari proyek yang dekat dengan praktik industri, memperoleh umpan balik, serta membangun portofolio sebagai bekal memasuki dunia profesional,” ujar Indrawan,Direktur Human Capital Management Telkomsel.

Sementara menurut Rektor Telkom University, Suyanto, pengalaman langsung dari dunia industri jadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi perubahan kebutuhan kerja yang semakin cepat. Melalui Virtuship, mahasiswa dapat menghubungkan pembelajaran di kampus dengan tantangan profesional yang nyata. “Kami berharap program ini membantu mahasiswa makin memahami kompetensinya, lebih adaptif, dan lebih siap memberikan kontribusi setelah menyelesaikan pendidikan,” ujarnya.

Peluncuran Virtuship diperkuat penandatanganan Nota Kesepahaman Sinergi Pemanfaatan Potensi Bersama antara Telkomsel dan Yayasan Pendidikan Telkom (YPT). Kesepahaman menjadi landasan perluasan  kolaborasi di bidang pendidikan, pengembangan talenta, serta pemanfaatan kapabilitas kedua pihak bagi kemajuan ekosistem pendidikan Indonesia.

Kolaborasi Telkomsel dan Yayasan Pendidikan Telkom menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung generasi muda dan ekosistem pendidikan. “Melalui sinergi ini, kami ingin menghubungkan kekuatan pendidikan dengan pengalaman dan kebutuhan industri agar makin banyak talenta Indonesia berkesempatan tumbuh dan berkontribusi,” kata Stanislaus Susatyo, Direktur Sales Telkomsel.

Sementara kata Dodi Irawan, Direktur Yayasan Pendidikan Telkom, Nota Kesepahaman ini memperkuat komitmen bersama optimalkan potensi Telkomsel dan Yayasan Pendidikan Telkom. Virtuship bentuk nyata kolaborasi dengan membuka akses pengalaman industri yang lebih dekat bagi mahasiswa. “Sinergi ini harus berkembang dan memberi nilai tambah bagi institusi pendidikan, peserta didik, serta masyarakat,” ujarnya.

Melalui Virtuship dan penguatan kolaborasi dengan YPT, Telkomsel melanjutkan komitmen membuka akses pembelajaran berbasis industri yang lebih inklusif, relevan, dan mudah dijangkau. Upaya ini menjadi kontribusi Telkomsel mempersiapkan talenta muda yang adaptif dan siap mendorong kemajuan Indonesia. (*)

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Sinyal Magazine
Login/Register access is temporary disabled