Hal senada juga diungkapkan oleh Tara Moriarty, ahli penyakit menular di University of Toronto. Ia mengatakan, tidak ada bukti ilmiah yang nyata soal hipotesis tersebut.
“Sangat mungkin Darwin tertular Lyme, karena ia memang menghabiskan waktu di daerah di mana ia mungkin terkena kutu yang terinfeksi Lyme. Namun, gejala yang dituliskan oleh para peneliti merupakan bukan gejala umum penyakit Lyme.”, papar Moriarty.
