Desain dan Layar (Nilai: 8)
Secara desain, ponsel ini terkesan kokoh dengan material dan finishing yang bagus. Di sekelilingnya, dibalut warna krom. Bahan kerut yang halus di sisi belakang mirip tekstur kulit, membuatnya bisa digenggam dengan rekat. Sehingga tak mudah tergelincir di tangan yang berkeringat.
Layarnya terlihat terang, bisa dilihat jelas meski miring dari samping, dengan warna cemerlang. Dipakai di bawah sinar matahari, layar tetap jelas. Sayangnya, tak ada sensor cahaya di ponsel ini. Jadi pengguna harus mengatur tingkat kecerahan layar secara manual, sesuai kebutuhan. Tak ada pula indikator LED untuk penunjuk aktifitas ponsel. Hanya ada sensor Gyroscope dan Proximity di sini. Ada Outdoor Mode yang bisa meningkatkan kecerahan layar selama 15 menit atau sampai layar tidak aktif.
Di bawah layar, ada tombol Home berbahan logam. Di sampingnya, ada tombol Multitasking dan Back. Tak ada lampu menyala (backlit) saat tombol ditekan di tempat gelap. Dari kondisi mati, layar tak bisa diaktifkan dengan mengetuk layar dua kali seperti Android lain. Jadi layar harus diaktifkan lewat tombol Power atau tombol Home. Ini agak merepotkan.
Di sisi kiri ada tombol Volume, sedangkan di sisi terbawah ada port microUSB, mikrofon, dan jack audio 3,5mm. Di sisi kanan ada tombol Power. Tepat di atasnya ada lubang kecil untuk mengungkit cover belakang agar terbuka.
Pindah ke balik cover belakang, ada dua slot SIM card dan satu slot microSD terpisah yang bisa diisi hingga 128 GB. Kedua slot SIM card sudah mendukung 4G. Ada pula baterai 3000 mAh yang bisa dilepas dengan mudah. Slot microSD terpisah dan baterai yang bisa dilepas ini, ternyata sudah mulai sulit ditemukan di sebuah smartphone.

