Jawa Timur sebagai salah satu propinsi dengan aktivitas ekonomi terbesar di Indonesia menjadi sasaran pengembangan layanan XL Ultra 5G+ dengan tergelarnya lebih dari 2.100 BTS 5G dari keseluruhan 29.000 BTS yang mayoritas BTS 4G. Layanan XL Smart di provinsi itu tumbuh 6% dibanding periode sama tahun 2025, dengan rata-rata konsumsi data pelanggan 25 GB/bulan setelah operator itu menerapkan cakupan yang meliputi semua kawasan (blanket coverage) bagi semua pelanggan XL, Axis dan Smartfren.
Sebagai pusat industri, perdagangan, logistik, pendidikan, pariwisata, dan UMKM, Jawa Timur butuh konektivitas yang terus meningkat dan jaringan telekomunikasi yang andal. Peningkatan didorong penggunaan layanan streaming, konferensi video, mobile gaming, media sosial, transaksi digital, hingga berbagai aplikasi berbasis artificial intelligence (AI) yang semakin tinggi. “Kami membangun fondasi penting untuk mendukung produktivitas, kolaborasi, serta pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Dodik Ariyanto, Regional GH XL Smart Jawa Timur.
Implementasi 5G Blanket Coverage XL Smart tersedia di 8 kota dan kabupaten: Kota Surabaya, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Gresik, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Sumenep, dan Kabupaten Tuban. Metropolitan Surabaya sebagai pusat ekonomi jadi yang pertama penikmat implementasi 5G yang menggunakan 40 MHz di spektrum 2300 MHz itu.
Masyarakat kini bisa menikmati video bermutu tinggi yang lebih lancar, bermain gim online lebih stabil, rapat maupun kelas daring menjadi lebih nyaman dan mengunggah serta mengunduh dokumen berukuran besar bisa lebih ceoat dilakukan. Pengalaman digital yang semakin baik juga dirasakan saat beraktivitas di pusat perbelanjaan, kawasan bisnis, destinasi wisata, maupun ruang publik lainnya.
Majukan UMKM
Konektivitas yang semakin andal membantu meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional dunia usaha. Pelaku UMKM bisa optimal melayani pelanggan secara online, pembayaran digital tanpa hambatan, perluasan pemasaran melalui media sosial maupun marketplace, serta menjangkau pasar yang lebih luas. Perusahaan pun dapat mengoptimalkan kolaborasi antartim melalui konferensi video, layanan berbasis cloud, transaksi secara real-time, semua dengan teknologi digital dalam mengelola operasional bisnis.
Penguatan infrastruktur digital ini juga mendukung berbagai sektor strategis, mulai dari industri manufaktur, perdagangan, logistik, pelabuhan, pendidikan, kesehatan, hingga pariwisata. Dengan konektivitas yang semakin andal, setiap sektor memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, inovasi, serta kualitas layanan kepada masyarakat.
Ujar Moch Irwan Harahap, Head Of Regional Technical Network XL Smart, konektivitas berkualitas bukan hanya menghadirkan pengalaman internet yang lebih baik. Tetapi juga membuka lebih banyak peluang masyarakat untuk belajar, bekerja, berkreasi, dan mengembangkan usaha.
“Kami akan terus meningkatkan kualitas jaringan serta memperluas implementasi 5G Blanket Coverage agar manfaat teknologi digital dapat dirasakan semakin luas oleh masyarakat Jawa Timur,” tuturnya. XL Smart terus meningkatkan kapasitas jaringan, memperluas penggelaran 5G Blanket Coverage yang menghadirkan berbagai inovasi layanan yang relevan dengan kebutuhan pelanggan.
Upaya itu bagian dari strategi perusahaan memperkuat kepemimpinan jaringan, menampilkan layanan digital terbaik. Sekaligus mendukung percepatan transformasi digital dan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur sejalan aspirasi perusahaan menjadi perusahaan telekomunikasi yang paling dicintai pelanggan. (*/hw)
